Showing posts with label Seminar Tahunan. Show all posts
Showing posts with label Seminar Tahunan. Show all posts

Jan 26, 2010

DPD LDII Latih Pasutri Membina Anak

JUANDA-Radar Bogor
Minggu, 27 Desember 2009.

Era global telah membawa dampak nyata dalam kehidupan manusia saat ini. Misal, terjadinya perubahan sikap dan perilaku manusia yang cenderung menjadi lebih negatif. Perubahan sikap dan perilaku manusia akibat globalisasi telah merambah hingga berbagai tataran, dari tingkat individu, keluarga, maupun kelompok masyarakat yang lebih besar.

Jan 25, 2010

Kekerasan Terhadap Anak Sangat Memprihatinkan

Bogor | Metro Indonesia
Edisi 291: Senin 11 - 17 Januari 2010

Seminar tentang pencegahan kekerasan terhadap anak yang mengusung tema "Dengan Peran Aktif Masyarakat, Kita Wujudkan Bogor Sebagai Kota Ramah Anak" yang merupakan hasil kerjasama antara Tim Penggerak PKK Kota Bogor, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bogor, serta pemerintah Kota Bogor, telah diseleggarakan di ruang rapat 1 balaikota Bogor.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Hj. Sri Sartikah, dalam sambutan pembukaan, mengutarakan, bahwa tujuan dari seminar ini adalah melakukan sosialisasi pemahaman bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak dan dampak negatifnya secara psikologis dan melakukan sosialisasi pendekatan psikologis dan pemahaman agama dalam pencegahan kekerasan terhadap anak.

LDII Deklarasikan Kota Ramah Anak

Bogor | Jurnal Bogor
Senin 28 Desember 2009

Banyaknya kekerasan yang terjadi pada anak, membuat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bogor mendeklarasikan anti kekerasan terhadap anak di Kota Bogor. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto dan Ketua DPD LDII Kota Bogor Dr.Ir. Radjab Tampubolon. Point deklarasi itu menyatakan bahwa Bogor sebagai 'Kota Ramah Anak'.

Anak Sering Jadi Korban Kekerasan

BOGOR - RADAR BOGOR,
Senin 29 Desember 2009

Angka kekerasan pada anak dua tahun terakhir cenderung meningkat. Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan 2.3 juta anak menjadi korban kekerasan.

Begitu penegasan Ketua Bagian Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga (PWKK) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bogor Sri Sartikah pada seminar tentang pencegahan kekerasan terhadap anak kemarin.

Jan 24, 2010

LDII LATIH PASUTRI MEMBINA ANAK

Press-release Pra-Seminar tentang “Pencegahan Kekerasan terhadap Anak,” Ruang Rapat 1-Gedung Balaikota Bogor, 27 Desember 2009”

Bogor, 25 Desember 2009.
Era global telah membawa dampak nyata dalam kehidupan manusia saat ini, salah satunya adalah terjadinya perubahan sikap dan perilaku manusia yang cenderung menjadi lebih negatif. Perubahan sikap dan perilaku manusia akibat globalisasi telah mrambah hingga berbagai tataran, mulai dari tingkat individu, keluarga, maupun kelompok masyarakat yang lebih besar. Dampak negatif era globalisasi terhadap keluarga sebagai unit terkecil masyarakat semakin diperkuat dengan berkembangnya teknologi informasi melalui media televisi dan internet yang merambah langsung ke dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Meningkatnya konflik dan kekerasan antar anggota keluarga di Indonesia adalah salah satu gambaran nyata tentang dampak negatif masuknya era global dalam kehidupan sebuah keluarga.

Deklarasi Seminar Pencegahan Kekerasan terhadap Anak


1. Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Bogor dan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) kota Bogor sama-sama memahami bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus disiapkan untuk menjadi generasi penerus yang handal untuk mewujudkan perjuangan Bangsa Indonesia di masa depan.

2. Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Bogor dan DPD LDII kota Bogor sama-sama memahami bahwa anak mempunyai hak-hak dasar yang harus dipenuhi dan pemenuhan hak dasar tersebut dilindungi serta dijamin oleh undang-undang. Pelanggaran yang dilakukan oleh siapapun dalam kaitannya dengan pemenuhan hak dasar anak berarti melanggar undang-undang.